Lompat ke isi

AI coding agent berbahasa Indonesia

VibeCode adalah agent coding desktop yang seluruh antarmukanya berbahasa Indonesia. Bukan sekadar chatbot yang menyarankan kode, tapi agent yang benar-benar membaca dan mengedit file di folder proyekmu, menjalankan perintah, dan mencari di web, dengan meminta izin lebih dulu sebelum hal yang berisiko.

Kenapa antarmuka bahasa Indonesia itu penting

Kebanyakan tool AI untuk coding memakai bahasa Inggris, dari tombol sampai pesan error. Buat yang lebih nyaman berbahasa Indonesia, itu satu lapisan hambatan tambahan di atas hal yang memang sudah rumit. VibeCode menulis label, penjelasan, dan pesan dalam bahasa Indonesia, jadi kamu bisa fokus ke masalahnya, bukan ke menerjemahkan antarmukanya.

Kamu tetap bisa menulis permintaan dalam bahasa apa pun, dan ganti ke English kapan saja lewat Pengaturan. Tapi defaultnya dibuat terasa seperti di rumah.

Agent yang mengerjakan, bukan cuma menjawab

VibeCode punya alat untuk benar-benar bekerja di proyekmu:

  • Membaca, mengedit, dan mencari file di dalam folder kerja.
  • Menjalankan perintah terminal, seperti memasang dependency atau menjalankan test.
  • Mencari di web dan membaca halaman untuk mencari jawaban terbaru.
  • Memotret dan mengklik halaman web yang sedang kamu kembangkan, lewat tab Pratinjau.
  • Membuat dokumen Word, Excel, dan PDF.
  • Membagi pekerjaan besar ke beberapa subagent dan workflow.

Makin sering dipakai, makin paham. VibeCode bisa menyimpan skill dan memori dari pekerjaan sebelumnya, lalu memakainya lagi di sesi berikutnya, jadi kamu tidak perlu menjelaskan hal yang sama berulang kali.

Kamu yang pegang kendali

Agent berjalan langsung di komputermu, jadi izin itu bukan basa-basi. Ada enam mode: Obrolan (hanya menjawab), Rencana (meneliti dan menulis rencana), Manual (minta izin tiap perubahan, ini default sesi baru), Terima edit (edit file otomatis, perintah shell tetap ditanya), Auto (hanya bertanya soal file instruksi dan folder di luar proyek), dan Bypass (tidak bertanya lagi). Larangan keras, seperti menyentuh kredensial dan folder sistem, berlaku di semua mode.

Kalau salah jalan, kamu bisa Mundurkan ke giliran sebelumnya dari salah satu checkpoint, selama foldernya di bawah Git. Checkpoint tidak menimpa file yang kamu edit sendiri.

Murah, dan dibayar pakai rupiah

Harga model di VibeCode jauh di bawah harga resmi tiap model, dan dibayar dalam rupiah lewat QRIS, tanpa kartu kredit. Ada paket Free untuk mulai tanpa biaya, serta paket Pro dan Max bulanan. Model dari grup Gratis tidak memotong saldo selama masih dalam batas permintaan harian.

Kalau kamu lebih suka pakai model sendiri, sambungkan endpoint yang kompatibel dengan OpenAI, seperti Ollama atau LM Studio di komputermu, atau OpenRouter dengan kuncimu sendiri.

Untuk macOS dan Windows

VibeCode berjalan di macOS 12 atau lebih baru (chip Apple dan Intel) dan Windows 10 atau 11. Komputer Windows 8 dan 8.1 pun bisa lewat build khusus. Ada juga ekstensi untuk VS Code, yang menjalankan agent yang sama di dalam editor.

Tanya jawab

Apakah VibeCode benar-benar berbahasa Indonesia?
Ya. Seluruh antarmuka, penjelasan, dan pesan ditulis dalam bahasa Indonesia secara default. Kamu bisa menggantinya ke English di Pengaturan, dan tetap boleh menulis permintaan dalam bahasa apa pun.
Apakah gratis?
Ada paket Free tanpa biaya: model dari grup Gratis bisa dipakai selama masih dalam batas 50 permintaan per hari. Model berbayar memakai kredit paket atau saldo dompet, dihitung dalam rupiah.
Kodeku aman?
Riwayat percakapan disimpan di komputermu. Isi percakapan dan file yang dibaca agent dikirim ke penyedia model yang kamu pilih untuk diproses. Kalau kamu pakai model lokal seperti Ollama, semuanya terjadi di komputermu sendiri.

Lanjut ke

  • Unduh VibeCode

    Ambil installer untuk macOS atau Windows, gratis, langsung dari rilis resmi.

  • Harga per model

    Bandingkan harga tiap model di VibeCode dengan harga resminya, dalam rupiah.

  • Cara pakai

    Panduan dari pasang sampai permintaan pertama ke agent.